Pemesanan (SMS/ Telp/ WA)
0896 3225 8586
7D58C5CA
Booking sekarang!

5 tips pergi ke singapura sendiri


Jalan-jalan keluar negeri secara solo dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan tak terlupakan. Teman kami Budi Ramlan, berprofesi sebagai pengajar bahasa Inggris di sebuah kursus di Bandung baru-baru ini melakukan perjalanan solo nya keluar negeri. Destinasi yang di kunjungi beliau adalah destinasi sangat populer yang banyak dijadikan pengalaman pertama kali keluar negeri oleh para traveler Indonesia, karena lokasinya yang tidak begitu jauh, yaitu negara Singapura. Sebelumnya sudah membahas juga Tips dan trik Jalan-Jalan Murah di Jepang Melalui postingan blog saya ini Budi ingin membagi pengalaman dan tips untuk beckpacker solo A.K.A sendiri dan khusus pemula ke Singapura, maka baca artikel ini sampai habis. Dan ini adalah pengalaman true story hasil dari pribadi nya teman saya pak Budi Ramlan.

Tahun ini saya ingin memberi hadiah ulang tahun spesial untuk diri sendiri sekaligus menikmati hasil kerja keras mengajar bahasa Inggris selama beberapa tahun. Sudah lama saya ingin melakukan perjalanan solo. Singapura dipilih karena dekat dengan Indonesia dan relatif aman. Sempat ragu-ragu karena takut kesasar dan khawatir masalah keamanan, apalagi kalau harus jalan sendirian di malam hari, tapi akhirnya saya putus kan untuk pergi. Ternyata, semua ketakutan dan kekhawatiran saya hilang begitu tiba disana karena semua rute transportasi dan petunjuk jalan tertera dengan jelas. Warga setempat juga selalu mau membantu menunjukkan jalan. Saya kembali ke Indonesia dengan rasa puas karena berhasil memenuhi salah satu impian saya yaitu menjadi solo traveler.

Tahun ini saya ingin memberikan suatu hadia ulang tahun yang special untuk diri saya sendiri dan dapat menikmati hasil jeripayah kerja keras seorang pengajar bahasa Inggris selama beberapa tahun. Sudah lama saya ingin sekali melakukan perjalanan solo ke Singapura. Kenapa Singapura yang saya pilih? Jarak yang dekat dengan Indonesia dan relatif aman, murah. Sempat ada batin rasa ragu-ragu karena takut khawatir masalah keamanan dan kesasar, apalagi kalau harus jalan sendirian dimalam hari. Ternyata, semua ketakutan dan kekhawatiran saya hilang begitu tiba disana segala informasi rute transportasi dan petunjuk jalan tertera sangat jelas, Warga setempat juga selalu mau membantu menunjukkan jalan kok. Saya kembali lagi ke Indonesia dengan rasa puas karena berhasil memenuhi hasrat saya yaitu menjauh dari para jones-jones di Indonesia.

Berikut ini adalah 5 Tips untuk Solo Backpacker pemula untuk ke Singapura versi saya.

1. Rencanakan perjalanan dengan detail

Sebelum berangkat, Carilah informasi dan Riset, buatlah rencana perjalanan termasuk mau tidur dimana mau di masjid, hotel ataupun pombensin. Bukan hanya penginapan saja rencanakan juga yang akan dituju dan transportasi yang akan diperlukan untuk berpindah-pindah tempat ke tempat lain. Selain itu juga cari tahu mengenai harga tiket murah tapi tidak murahan. Tulis semua di handphone atau di buku yang penting mudah dilihat dan itu sebagai perencanaan kamu selama di perjalanan. Jangan takut merubah rencana karena manusia Cuma bisa berencana hanya tuhan yang menghendaki. Kalo mau Itinerary 5 Hari 4 Malam di Singapura kirim saja email di comment blog ini nanti bisa jadi patokan apabila membutuhkannya.

2. Minum banyak air putih selama perjalanan

Cuaca di Singapura Sama seperti di Indonesia panas kayak neraka bocor. Ini membuat kita banyak berkeringat dan kekurangan cairan tubuh yang membuat kehalusan. Disana pasti kamu banyak berjalan kaki dan hal ini memerlukan tenaga dong. Karena itu bawa selalu aqua botol, untuk mengisinya dengan membeli ya broo jangan ambil air keran. Untuk harganya (S$ 2 per botol). Memang harga air mineral mahal ya itulah resiko keluar negeri dari pada pingsan karena dehidrasi. Lebih bagus lagi jika dapat menemukan keran air minum gratis ya… jangan air keran masjid. ( biasanya ada di bandara dan tempat – tempat wisata).

3. Cari makanan murah


Nah seperti halnya mahasiswa trik ini bisa di gunakan untuk menekan pengeluaran di Singapura dengan tidak makan di restoran mewah (mepet sawah).

Mayoritas warga Singapura banyak juga yang lebih memilih makan di food street/hawker seperti di Chinatown Food Street atau Lau Pa Sat karena harga disana lebih murah kalo disini Indonesia seperti makanan di pinggir jalan. Ada bermacam pilihan menu dari makanan tiongkok seperti nasi ayam Hainan atau mie goreng, makanan India seperti kari dan biryani dessert nya seperti es podeng. Dengan menghabiskan $15 kamu sudah kenyang dengan makanan yang menyenangkan.


4. Mau hemat? Jangan naik taksi

Taksi di Singapura sangat mahal. Karena lebih murah naik MRT atau bus. Untuk naik MRT, pertama beli kartu EZ Link di stasiun MRT yang tersebar di berbagai tempat. Sama seperti E-money kartu ini harus di isi pulsa di mesin tiket yang tersedia di stasiun. Untuk caranya sama kok seperti E-Money letakan terus top up. Atau bisa juga beli kartu EZ Link nya sekali jalan, tetapi menggunakan kartu jauh lebih praktis. Apabila bingung naik kereta yang mana bisa cek dipeta di seluruh stasiun sudah ada kok petanya kalo tidak nemuin tinggal tanya ke securitynya. Pastinya petugas disana akan melayani dengan baik serta instruksi yang jelas. Untuk masuk ke person yang di tuju tinggal tempelkan kartu ke pintu mesin. Kalaupun ragu mau jalan kemana tinggal lihat papan penunjuk arah di atas dan ikuti tanda panah nya.

Apabila ingin naik bus, Pertama-tama kamu harus tahu bus nomor yang akan dinaikkan dan akan turun dimana. Setelah itu, pergi lah ke tempat pemberhentian bus yang di tunjuk. Tempat pemberhentian bus sangat teratur karena setiap rute sangat jelas menuju kemana saja dan punya tempat pemberhentian tidak seperti di Indonesia bus kapan belok dan berhenti hanya supir dan tuhan yang tahu.

5. Siap untuk banyak jalan kaki dan ingat istirahat

Kadang jarak dari tempat ke tempat lain di Singapura dapat di tempuh hanya dengan berjalan kaki. Karena itu jaga stamina atur tubuh tenaga sebelum berangkat. Pakai sepatu olahraga atau sepatu kanvas yang kuat untuk di ajak tempur. Bawa salep Counterpain dan plester untuk jaga-jaga kalau nanti kaki luka atau keseleo. Kalau memang cape sebaiknya tidur eh istirahat, Cari tempat untuk istirahat. Kumpulkan tenaga sebelum melanjutkan perjalanan lagi. Saya mengatur waktu agar kembali ke hostel tidak ke malaman (usahakan sebelum jam 22.00) sudah pulang supaya cukup waktu untuk beristirahat. Akan tetapi usaha ini tidak selalu berhasil karena banyak atraksi seperti Night Safari di Jurong pasti akan pulang lebih malam.

Semoga tips-tips ini berguna bagi kamu yang mau jadi solo traveler ke Negeri Singapura.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gallery