Pemesanan (SMS/ Telp/ WA)
0896 3225 8586
5BAB0A59
Booking sekarang!

Museum di Jakarta yang Wajib Dikunjungi

Sahabat Lentera, keliling Jakarta adalah tulisan pertama saya yang dipublikasikan di Website ini. Saya memiliki hobi traveling sejak masih kuliah, pengalaman itulah yang menuntut saya untuk berbagi informasi ke banyak orang melalui tulisan di website ini. Saya berencana akan menulis sebanyak mungkin tentang keindahan alam dan kekayaan yang dimiliki Indonesia. Melalui hobi saya itupun yang mengantarkan saya menjadi pengusaha tour & travel yang bernama Lentera Travel.

Saya akan memulai cerita ini dari “Keliling Jakarta”, mengapa Jakarta yang menjadi destinasi awal saya bercerita? Kebetulan Jakarta merupakan tempat tinggal saya. (hehe..) Tidak hanya itu, alasan lain adalah karena Jakarta merupakan Ibu Kota Negara Indonesia. Orang Indonesia saya yakin tidak ada yang tidak kenal Jakarta, kota metropolitan dan tersibuk di Indonesia, pusat pemerintahan, kota yang juga menjadi impian banyak orang untuk mengadu nasib.

Kota ini memiliki luas sekitar 661,51 km2 (lautan: 6.977.5 km2). Menurut data pada tahun 2011 Jakarta memiliki jumlah penduduk 10.187.595 jiwa. Jakarta menjadi pusat pemerintahan, pusat bisnis, politik dan juga pusat budaya. Jakarta menjadi kota yang dikenal oleh rakyat Indonesia sebagai kota macet, polusi udara dan kota dengan tingkat kebisingan yang cukup tinggi. Walau demikian Jakarta mulai berbenah menjadi kota yang indah, cantik, nyaman dan bersahabat.

Dalam mengatasi kemacetan di Jakarta pemerintah daerah yang dipimpin oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering dikenal Ahok, melakukan pembenahan kota ini khususnya pada transportasi secara besar-besaran. Saat ini Jakarta memiliki beberapa transportasi yang diandalkan seperti TransJakarta (Busway) dan Commuterline (KRL). Keduanya terintegrasi yang memberikan kemudahan bagi penggunanya, selain itu Jakarta saat ini sedang membangun dua moda transportasi massal yaitu MRT dan LRT. Kedua transportasi itu diharapkan mampu mengurai kemacetan, mampu memindahkan masyarakat dari yang menggunakan kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Sahabat Lentera, sebagai ibukota negara dan pusat pemerintahan, kota ini menyajikan beragam atraksi wisata yang lengkap, mulai dari kuliner, belanja, bangunan, hingga hamparan pasir putih. Di tengah pembangunan yang terus berlangsung, kota ini pun masih menyimpan bangunan bersejarah yang layak untuk dikunjungi.

Saya menyukai kota ini karena saya sudah cukup lama tinggal di Jakarta, kota ini memberikan kemudahan, Jakarta memiliki destinasi atraksi wisata seperti Kota Tua, Kidzania Jakarta, Planetarium dan Observatorium, Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Chinatown Jakarta (Glodok) dll. Jakarta memiliki 5 museum terbaik, pertama Museum Basuki Abdullah, museum ini merupakan rumah almarhum Basoeki Abdullah yang terletak di Jl. Keuangan Raya nomor 19, Cilandak Barat. Museum ini buka mulai pukul 09.00 hingga 16.00. Kedua, Museum Nasional disebut juga sebagai Museom Gajah berbahan perunggu di depan museum yang memiliki berbagai arca dari berbagai zaman, selain juga meriam kuno, seperangkat gamelan, tekstil, keramik, wayang, miniature rumah adat, dan senjata tradisional. Ketiga, Museum Taman Prasasti, memiliki koleksi berupa nisan, patung, dan prasasti tua, seperti nisan dari pendiri sekolah kedokteran STOVIA. Keempat, Museum Bank Mandiri, dilengkapi alat peraga yang menggambarkan situasi perbankan masa lalu. Kelima, Museum Fatahillah, museum yang menyimpan sekitar 23.500 barang bersejarah, baik dalam bentuk benda asli maupun replica, seperti Prasasti Ciaruteun, meriam si Jagur, patung Dewa Hermes, mimbar Masjid Kampung Baru, serta penjara bawah tanah tempat Untung Suropati dan Pangeran Diponegoro pernah ditahan.

Sahabat Lentera, selain musem dan atraksi wisata yang telah saya ceritakan di atas, sebetulnya masih banyak lagi objek wisata yang ada di Jakarta. Namun saya akan kupas dan ceritakan pada tulisan selanjutnya yaa. Hehe…

Tag :

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Gallery